Seni Memahami, Merayu, dan Menaklukkan Hati Perempuan

Kompas.com - 29/09/2010, 14:02 WIB

KOMPAS.com - Apakah Anda tahu, pasar yang merujuk kepada konsumen perempuan secara spesifik adalah pasar yang besar? Bidang yang ditujukan untuk perempuan memang besar dan bisa mendatangkan keuntungan yang besar jika Anda tahu bagaimana mengelola bisnis tersebut. Karena menjaga pelanggan wanita bukanlah hal yang mudah. Bahkan, ada yang mengibaratkan, memasarkan kepada perempuan merupakan sebuah kotak yang sulit diuraikan.

Padahal, ada banyak hal yang bisa ditargetkan kepada pasar perempuan, khususnya di Indonesia. Mulai dari bidang kecantikan, kesehatan, busana, kebutuhan anak, kebutuhan rumah tangga, dan masih banyak lagi.

Mencoba menemukan rumus penting dalam cara memahami, merayu, dan menaklukkan hati perempuan, tiga penulis; Yuswohady, Dyah Hasto Palupi, dan Teguh Sri Pambudi menyusun buku berjudul Womanology: The Art of Marketing to Woman.

"Pemahaman terhadap kondisi psikografis dan perilaku konsumen perempuan membentuk semacam 'bangunan pengetahuan' mengenai dunia wanita Indonesia. Kalau Anda teliti, kasus-kasus pemasaran dalam buku ini merefleksikan pemahaman yang mendalam terhadap karakteristik konsumen wanita di Indonesia. Ini akan memberi Anda perspektif yang sangat kaya mengenai 'ilmu tentang wanita Indonesia'," tulis para pengarang dalam kalimat pengantar.

Para pengarang yang masing-masing berpengalaman dalam menerbitkan buku-buku seputar marketing ini mengukuhkan sebuah konsep yang mereka namakan "The Diamond Model of Womanology". Dalam model berlian tersebut, terdapat 5 sudut yang penting untuk memenangkan hati pelanggan perempuan. Kelima unsur tersebut; Connection, Care, Value, Empathy, dan Trust. Kelima unsur ini elemen-elemen kunci yang harus diperhatikan setiap marketers untuk bisa menaklukkan dan memenangkan hati perempuan.

Tak hanya berupa buku referensi dalam bentuk teori, Womanology memuat kumpulan 40 kasus-kasus yang pernah dialami Martha Tilaar Group yang sudah berdiri sejak 40 tahun lalu itu. Kasus-kasus tersebut dirangkum selama satu tahun oleh para penulis hingga akhirnya mereka menemukan konsep berlian di atas tadi. Contoh-contoh kasus memudahkan para pembaca untuk mengerti dan mengambil poin mengenai cara memasarkan produk atau jasa kepada perempuan.

Dalam kata-kata ucapan, CEO Kompas Gramedia, Agung Adi Prasetyo menuliskan, "Memasarkan kosmetik di Indonesia harus lebih banyak memahami 'nilai psikologis sosiologis' perempuan Indonesia. Ketika perempuan Indonesia memakai kosmetik, mereka sedang memilih produk yang dipercaya memberi nilai baik pada penampilannya, sekaligus juga memuaskan 'nilai rasa' yang menghinggapi perasaannya. Konsep integrated marketing dalam buku ini layak disimak karena dengan konsep ini Martha Tilaar menguasai pasar kosmetik Indonesia."

Buku yang dibanderol Rp 88.000 ini diluncurkan bersamaan dengan acara puncak perayaan ulang tahun ke-40 Martha Tilaar Group, Beautifying Indonesia yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Selasa (28/9/2010) bersamaan dengan 3 buku lain, Rias Pengantin Solo (Puspita Martha), Sanggul Cantik (Puspita Martha), dan BRIEF! Easy Marketing for Executor (Bernard T. Widjaja).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau